Selasa, 24 Maret 2015

Perawatan Komputer

Perawatan Komputer

Langkah Merawat Komputer yang Baik

 
Langkah Pertama

Bersihkan Body (Cassing, Monitor) anda dengan Kit (Pengkilap Kendaraan Bermotor). Hal ini dilakukan agar Body (Cassing, Monitor) agar tetap mengkilap dan bersih dari debu, hingga akan terlihat seperti baru sepanjang masa.

Caranya : Lap dengan kain basah yang sudah diperas terlebih dahulu, kemudian semprotkan atau oleskan Kit dengan apa saja, ctt jangan menggunakan lidah anda, selain anda akan dikatakan syaraf, mungkin anda juga akan dikatakan family dari species tertentu… setelah itu lap dengan kain kering, sampai hilang bercak kitnya… cling, Body akan terlihat cemerlang.

Langkah Kedua

Periksa dan bersihkan Isi di dalam Komputer anda dari debu (hal ini biasa Blogger lakukan sebulan sekali). Langkahnya, Buka Cassing satu sisi (Biasanya Cassing sebelah kiri kita). Bersihkan Motherboard dari Debu dengan Kuas kecil yang berukuran 1 atau 1,5 Inch, Cabut Ram terlebih dahulu, bersihkan kaki Ram dengan Stip atau koran, bersihkan juga slot Ram  agar sela sela slot Ram di Motherboard anda juga bersih. setelah selesai pasang kembali Ramnya (awas jangan lupa, kalau lupa Komputer anda gak akan beroperasi sampai Kiamat). Nah untuk Lebih Bersih lagi, Anda Bisa membawa Komputer anda ke Outlet Tempel Ban terdekat, Gunakan Kompresor angin, lakukan pembersihan dengan menyemprot perlahan isi dalam computer anda dengan jarak penyemprotan kira2 40cm (jangan terlalu dekat, bisa copot komponen pada Motherboard anda.

Ctt. Kenapa kita harus membersihkan debu ? Ya.. selain membuat komputer itu sebagai sarang laba-laba, debu juga menyimpan panas, sehingga suhu udara didalam komputer anda bertambah, dan ini bias mengurangi Kinerja Komputer anda

Langkah Ketiga

(Masih berhubungan dengan yang Point 2) Bongkar Perangkat Komputer anda, mulai dari Ram, Fan Proccessor, Proccessor serta VGA anda juga lepaskan Kabel Power dari Motherboard. Keluarkan Motherboard anda dan lakukan pencucian dengan Kuas dan Deterjen yang sudah dicampur dengan air (so jangan masukkan ke mesin cuci boss, bias gaswat.. hehe). Setelah Motherboard bersih dari debu yang menempel, keringkan tanpa panas matahari atau bias dikeringkan dengan Hair Drayer, sampai benar benar kering, sambil menunggu Motherboard anda kering, cuci perangkat yang lain, misalnya Fan Proccessor, buka fan (kipasnya dari element pendingin (Aluminium) sampai benar-benar bersih…. Setelah semua kering dengan benar, pasang kembali semua perangkat Komputer anda, dan lihat hasilnya….. Ctt : Perangkat elektronik apa saja, jika terkena air dengan posisi tidak berhubungan langsung dengan Listrik, maka perangkat tersebut tidak akan rusak, asalkan apa bila akan dihingkan kembali dengan arus listrik, perangkat tersebut harus benar-benar kering.



Referensi : http://foruminformasiteknologi.blogspot.com

Sabtu, 21 Maret 2015

Tips Asik Menghadapi UN

Tips Asik Menghadapi UN


Tips Asik Menghadapi UN!Bismillah…
Gak kerasa banget UN sudah di depan mata.  Saya masih ingat banget, dulu waktu mau menghadapi UN baik waktu SMP atau SMK, sering nemu ritual-ritual yang gak penting.  Salahsatu-nya adalah minum air dari orang pintar.  Iya saya juga bingung dimana hubungannya mau menghadapi UN sama minum air, emangnya ngerjain soal entar sambil lari-lari di lapangan apa?
Saat detik-detik menghadapi UN perasaan dan pikiran pasti rasanya campur aduh gak karuan jadi satu.  Bisa diumpamakan ngadepin UN itu kayak ngadepin calon mertua.  Tapi selama ini saya menghadapi UN, saya gak pernah takut, apa lagi takut kalau gak lulus.
Nah pada kesempatan kali ini saya mau bagi-bagi Tips Asik Menghadapi UN buat adik-adik yang mau berperang melawan ketidak lulusan, fersi saya, yeah ini yang gue lakuin saat menghadapi UN. Oke langsung aja kita mulai…

Tips Asik Menghadapi UN!

1.Jangan Panik 
Hindari perasaan panik saat menghadapi UN, karena panik malah akan membuat kalian bleng saat mengerjakan soal-soal nanti.  Kalian sudah ikut bimbel, tiap malam mati-matian belajar mengulangi pelajaran dari awal, dan udah minum banyak air dari orang pinter, tapi kalau rasa panik muncul soal yang seharusnya kalian bisa jawab, tiba-tiba lupa cara ngerjainnya gimana.  Maka dari itu jangan pernah panik, woles aja.

2.Jangan Banyak Belajar 
Kalau baca judulnya jangan salah paham dulu.  Maksud saya disini bukan ngajak kalian gak belajar saat menghadapi UN, tapi maksud saya jangan terlalu banyak belajar.  Jangan sampai karena kalian kebanyakan belajar, ngapalin banyak rumus, dan bimbel sampai subuh, tapi bisa bikin lo jadi sakit gimana hayo?  Kebanyakan nyerap materi juga gak baik buat otak.  Dan yang pasti jangan belajar saat dipaksa, karena hasilnya bakalan beda dengan belajar saat hati lagi mau.

3.Represing 
Ini ada hubungannya dengan poin 2, kebanyakan belajar emang bisa bikin stress.  Nah maka dari itu ada baiknya untuk meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang bisa bikin otak tenang, bisa dengan berolahraga, jalan-jalan, main game, atau apa aja yang bisa bikin otak dan  hati kalian jadi nyaman. 

4.Doa dan Usaha
Doa tanpa usaha rasanya kayak makan bubur tanpa sendok, dan Usaha tanpa Doa rasanya kayak mau makan bubur tapi tukang bubur-nya gak ada.  Doa dan Usaha memang saling berhubungan, sepintar-pintarnya orang kalau dia sombong Tuhan bisa aja murka dan sekejam dia bakalan jadi idiot.  Nah jangan lupa kalau udah usaha belajar buat UN udah mati-matian, mendekatlah dan minta bantuan kepada-Nya juga.

Biasanya Sekolah menjelang UN, akan mengadakan sholat berjamaah meminta memohon doa untuk kelancaran UN nanti.

Itu dulu Tips Asik Menjelang UN dari saya. Saya doa’in nanti UN nya lancar ya. Sebagai Penutup saya punya Quote buat kalian yang mau menghadapi UN.

UN memang menentukan lulus atau tidak-nya kalian saat Ujian nanti, tapi perlu kalian ingat, UN bukan akhir segalanya.

Daftar Pustaka
http://www.adittyaregas.com/2014/04/tips-asik-menghadapi-un.html

Selamatkan Lingkungan Hidup Kita

Haiiii, ketemu lagi sama saya. Gimana kabarnya? Baik-baik aja kan? Hehee Baru mulai mau ngeposting lagi nih. Semoga bermanfaat yaaaaa;;)
 



Ternyata tidak harus jadi aktivis lingkungan à la Greenpeace yang berperahu kencang menuju kapal pemburu ikan paus, berdemonstrasi di depan gedung pertemuan WTO setiap tahun, atau berdiri tegar memblokade traktor dan mesin berat lainnya milik perusahaan kayu di tengah-tengah hutan Kalimantan, untuk bisa menyelamatkan lingkungan.
Dulu saya berpikir seperti itu, dan sempat miris karena tidak punya keberanian untuk menjadi aktivis.
Tapi ternyata saya salah, banyak jalan menuju Roma, seperti juga banyak cara untuk melindungi lingkungan.
Jadi bagaimana caranya untuk hidup yang ramah lingkungan?
 Rubah pola belanja
Membeli produk dengan kemasan yang lebih ramah lingkungan.
Tak jarang kita lihat di pasaran, produk yang memiliki kemasan yang sangat canggih, apik, tapi sayangnya kurang ramah lingkungan.
Coba lihat produk biskuit, kadang bungkusnya berlapis-lapis.
Lapisan luar, karton, kemudian diberi lapisan plastik dicampur alumunium, kemudian masih lagi dibungkus per-individual dengan plastik. Bayangkan berapa jumlah sampah yang dihasilkan hanya dengan mengkonsumsi satu biskuit!
Pilihlah produk daur ulang ketika tersedia.
Kalau memungkinkan, pilihlah kertas, amplop, dan buku hasil daur ulang.
Utamakan kompos hasil daur ulang sampah rumah tangga daripada pupuk kimiawi lainnya.
Pilihlah peralatan dan produk elektronik yang hemat energi.
Contoh gampangnya saja, dengan memilih bohlam lampu yang hemat energi. Saya rasa sudah banyak beredar di pasaran Indonesia.
Memang harganya jauh lebih mahal, tapi jauh lebih hemat energi dan lebih tahan lama.
Energi listrik yang disedot jauh lebih sedikit, rekening listrik jadi lebih murah, dan kalau semakin banyak pengguna listrik memilih produk elektronik yang hemat energi, energi listrik yang dibutuhkan dan digunakan pun jadi lebih berkurang dan mungkin…..…mungkin ya, tidak ada lagi jadwal mati lampu akibat minimnya tenaga listrik yang bisa disalurkan oleh PLN ke setiap rumah.
Mesin cuci, komputer, lemari pendingin, dsb, sekarang juga sudah banyak yang memiliki tipe hemat energi.
Membeli mesin macam ini bisa menjadi cara investasi yang pintar dan ramah lingkungan.
Belanja di dekat rumah.
Dengan memilih untuk berbelanja di tempat yang lebih dekat, kita tidak perlu menggunakan mobil dan artinya mencegah polusi kendaraan.
 Rubah pola konsumsi
Konsumsi produk bio dan kurangi mengkonsumsi daging merah.
Produk bio maksudnya produk yang dihasilkan dengan tidak menggunakan bahan pestisida dan bahan kimiawi lainnya, atau sekarang lebih populer dengan sebutan makanan organik.
Mungkin banyak yang tidak tahu, tapi selain dianggap sebagai salah satu penyebab penyakit kanker, pestisida juga adalah salah satu penyebab polusi air tanah.

 Hemat di rumah
Banyak cara untuk menghemat listrik:
Mematikan lampu ketika keluar ruangan, mematikan TV atau radio ketika tidak ada yang menonton atau menyimak, dan mematikan komputer atau TV secara total dan tidak membiarkannya “stand-by” semalaman.
Mematikan TV lewat alat pengontrol jarak jauh biasanya tidak akan mematikan TV secara total.
Beberapa peralatan elektronik juga tetap menyedot listrik selama kabel sumber energinya tidak dicabut dari colokan di dinding.
Air juga perlu dihemat.
Dari yang tidak membiarkan keran air selalu mengucurkan air bila tidak perlu, sampai memanfaatkan air hujan untuk menyiram tanaman di pekarangan.
 Hemat di kantor
Gunakan printer hanya kalau benar-benar perlu.
Jangan mentang-mentang ada printer gratis main cetak berbagai artikel atau email yang tidak perlu.
Hemat kertas. Cetak dengan menggunakan kedua sisi kertas, dan gunakan kertas kembali bila memungkinkan. Sisi kosong kertas bisa digunakan untuk mencetak draft surat atau untuk menulis.  Lumayan, bisa menghemat kertas dan menumbuhkan sadar lingkungan di diri para pegawai kantor.
Gunakan lampu hanya kalau benar-benar perlu.
Terkadang kita punya kebiasaan otomatis, masuk kantor langsung menghidupkan lampu ruangan.
Padahal terkadang kita tetap bisa bekerja dengan baik menggunakan penerangan alami.
Cintailah tangga. Bagi mereka yang berkantor di gedung bertingkat, kalau memungkinkan lebih baik gunakan tangga daripada lift.
Lima tingkat masih bisa kan dicapai dengan naik tangga, beda kasusnya kalau harus merayap sampai lantai 10 ( kalau yang ini dijamin bisa langsung gempor…….. ).
 Hemat di perjalanan
Sarannya cukup klasik:
Hemat penggunaan mobil pribadi, utamakan penggunakan transportasi publik.
Hindari pemakaian mobil 4×4 yang boros energi, dan gunakan alat transportasi alternatif seperti sepeda, atau jalan kaki.
Hindari penggunaan alat pendingin di dalam mobil (iya saya tahu, kebijakan yang cukup mustahil bagi mereka yang tinggal di Jakarta), dan kalau memungkinkan berbagi mobil dengan teman atau tetangga.
Berbagi mobil, maksudnya dengan menggunakan mobil bersama-sama, dari rumah ke kantor misalnya, ongkos bensin dan servis bisa ditanggung ramai-ramai dan polusi kendaraan pun jadi berkurang.
Intinya, tidak mustahil untuk merubah pola hidup menjadi lebih ramah lingkungan.
Kita bisa tetap hidup dengan nyaman sambil menyelamatkan lingkungan bagi anak-cucu.

Semoga bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari yaaa para pembaca;)



Daftar Pustaka
https://bundadontworry.wordpress.com/2011/06/04/selamatkan-lingkungan-setiap-hari/